Jumat, 04 Desember 2020

Kemitraan Usaha / Bisnis

 


A. Pengertian , Tujuan dan Manfaat 

Pengertian 

Kemitraan adalah sikap menjalankan bisnis yang berorientasi pada hubungan kerjasama yang solid (kokoh dan mendalam), berjangka panjang, saling percaya dan dalam kedudukan yang setara. Kerjasama usaha dilakukan oleh usaha kecil dengan usaha menengah atau usaha kecil dengan usaha besar, disertai pembinaan dan pengembangan oleh usaha menengah atau usaha besar tersebut dengan memperhatikan prinsip-prinsip saling memerlukan, saling memperkuat, saling menguntungkan. Kemitraan dan kenersamaan untuk tumbuh bersama, yang keberhasilannya dapat diukur berdasarkan nilai tambah. Secara prinsip, kemitraan usaha tetap diarahkan agar berlangsung atas dasar norma-norma ekonomi yang berlaku, serta adanya kebutuhan dalam keterkaitan usaha yang saling memerlukan, saling memperkuat, dan saling menguntungkan.

 

Tujuan 

a. Untuk meningkatkan pendapatan , kesinambungan usaha 

b. Meningkatkan kualitas sumberdaya kelompok mitra

c. Peningkatan skala usaha dalam rangka menumbuhkan dan 

d. Meningkatkan kemampuan usaha kelompok mitra 

Manfaat 

Manfaat yang akan diperoleh dalam kegiatan kemitraan adalah merupakan upaya bersama untuk memperkuat kemampuan bersaing dan untuk membangun tatanan dunia usaha yang kuat dengan tulang punggung usaha menengah yang tangguh salinge mendukung dengan usaha kecil dan usaha menengah atau usaha besar, atau membangun tatanan perniagaan yang sehat antara pengelola perniagaan dengan pemilik modal melalui ikatan-ikatan kerjasama.


B.      Jenis – Jenis Kemitraan Usaha

 

·         Sistem Bagi Hasil

 

Bagi hasil merupakan system paling sederhana dan paling sering terlihat dalam kemitraan. Biasanya system ini memanfaatkan relasi, teman atau keluarga. Bila relasi bersedia memodali ide usaha anda, kemudian hanya tinggal mengatur kesepakatan dalam membagi persenan keuntungan.

 

·         Sistem Peluang Usaha/ Business Opportunity

 

Prinsipnya adalah pemegang suatu merek menjual merek kepada seseorang untuk dijalankan dan sepakat membagi keuntungannya untuk si pemegang merek. Hampir sama dengan waralaha, namun system ini memiliki persyaratan yang lebih sederhana.

 

·         Sistem BOT

 

Sistem Build, Operate and Transfer (BOT) ini sering dipakai oleh entrepreneur yang terjun dalam instrument property tetapi belum memiliki lahan yang memadai. Modal utamanya yang harus dimiliki adalah kemampuan melobi pemilik tanah untuk diajak bekerja sama. Dalam prosesnya terdapat dua tahap, pertama ada operasional. Berarti pemilik lahan menyerahkan tanahnya untuk dibangun dan dioperasikan oleh bidang usaha tertentu dengan jangka waktu tertentu. Kedua adalah tahap transfer, di mana pihak yang mengajak kerja sama mengembalikan sepenuhnya bangunan kepada pemilik lahan setelah perjanjian kerja sama berakhir.

 

·         Sistem Patungan

 

Biasa juga disebut sebagai Joint Venture. Sistem patungan antara beberapa orang ini dilakukan secara legal. Sedikit berbeda, selain keuntungan yang dibagikan, kegagalan dan kerugian juga akan ditanggung semua orang yang bergabung dalam system ini.

C.      Strategi dan Kebijaksanaan Kemitraan Usaha

 

Ada banyak pilihan strategi dalam membangun kemitraan usaha, dan masing-masing pihak tentu punya cara dan gaya sendiri. Secara umum beberapa strategi tersebut, antara lain:

a)      Membangun Jejaring Kerja bukan sekedar bertukar kartu nama dan berkenalan.

b)      Jadilah pendengar yang baik.

c)      Upayakan dalam 72 jam kita harus berusaha menjalin komunikasi dengan mereka agar mereka tidak melupakan kita begitu saja.

d)       Bersikap sabar tetapi aktif dan proaktif dalam memberi.

e)      Bersikap lebih cerdas dan selalu menyampaikan informasi yang akurat dan apa adanya.

f)       Kesinambungan komunikasi.

g)      Menjadi anggota komunitas tertentu seperti forum HIPKI, HISSPI, HIPMI, Komunitas Entrepreneur dan sebagainya untuk menambah relasi dan memperlus wawasan.

h)       Peduli lingkungan.

i)         Membangun citra diri sebagai wirausaha.

j)        Masuk ke lingungan organisasi profesi.

  

D.     Penerapan Kemitraan Usaha ( Olshop )

 

·         Agar bisnis online shop bisa terus bisa berkembang pesat, maka kita bisa mencoba untuk membangun sistem kemitraan (reseller) Agar tidak bingung, kita bisa membangun sistem dengan membuat beberapa kategori kerja sama.

·        Agar produk kita  bisa dikenal di dunia online dengan lebih mudah yakni dengan bekerja sama dengan influencer. Kita bisa memilih siapa saja kira-kira influencer yang cocok dijadikan kerja sama.

·        Menggunakan jasa pengiriman (outsource) untuk mengantarkan barang pesanan kepada pelanggan ,bekerja sama dengan beberapa penyedia jasa pengiriman barang untuk memudahkan penyaluran barang kepada setiap pelanggan.

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar