Sabtu, 19 Desember 2020

PITCH DECK

 


Hallo teman – teman… ditulisan kali ini aku  akan bahas tentang Pitch deck , dengan pitch deck kita bisa menjelaskan seperti apa produk kita kepada calon investor dan membuat mereka tertarik memberikan pendanaan untuk bisnis tersebut. Nah artikel  ini cocok banget buat kalian yang sedang memulai / merintis sebuah bisnis. Yukkk… Kita pelajari sama – sama disini, apa sih itu pitch deck?

PENGERTIA,TUJUAN DAN MANFAAT  PITCH DECK

Pengertian

Pitch deck adalah sebuah presentasi singkat yang menjelaskan gambaran umum mengenai rencana bisnis, hal penting yang perlu dipersiapkan ketika bertemu dengan calon investor , sebuah file presentasi singkat berisi penjelasan seputar kondisi bisnis secara umum, mulai dari solusi yang ditawarkan, proyeksi pendapatan, hingga strategi yang akan dilakukan di masa mendatang.

Tujuan

1.      Menggambarkan atau memperkenalkan sebuah bisnis (star - up) kepada external audiens.

2.      Menyuguhkan kesan pertama yang atraktif dengan menggunakan ide, structur dan metric dari sebuah ide bisnis atau perusahaan.

3.      Membujuk dan meyakinkan.(dengan demikian maka pitch deck harus dirancang dengan mengesankan dan mudah discerna oleh audiens yang dituju.

Manfaat

Manfaat pitch deck dapat menjelaskan rencana bisnis dengan baik, dapat digunakan saat bertemu dengan perusahaan lain apabila ingin bekerja sama dengan calon founder.

UNSUR – UNSUR PITCH DECK

1.      Cover; A one-line that defines your business . Bagian ini adalah yang terpenting dalam pitch deck, Dimana bagian ini menampilkan “Kesan Pertama” dari bisnis anda. Dua atau tiga menit pertama presentasi adalah sangat penting untuk membangkitkan ketertarikan calon insvestor.

2.       Problem; Illustrate the pain point . Bagian ini menguraikan atau mengilustrasikan dengan jelas problem atau masalah yang ada, dengan menengahkan;

·         Aktivitas yang biasa dilakukan masyarakat.

·         Kesulitan yang mereka alami ketika melakukan aktivitas tersebut.

·         Seberapa besar masalah tersebut.

·         Kenapa masalah tersebut bisa terjadi.

·          Seberapa besar keinginan masyarakat untuk keluar dari masalah tersebut.

3.      Solution; Describe how your solution makes your customers happy and does it better than others . Bagian ini berhubungan erat dengan unsur kedua, yang mnjelaskan solusi yang ditawarakan untuk mengatasi masalah (unsur 2) yang ada.

·         Jelaskan secara singkat solusi yang ditawarkan

·          Jelaskan bagaimana produk atau jasa yang ditawarkan mengambil peran dalam solusi yang ditawarkan.

·          Jelaskan bagaimana customer anda lebih baik dengan mempergunakan produk atau jasa yang anda tawarkan.

4.      Market Size; How big? How attractive? Which segment? . Bagian ini menengahkan bahwa bisnis anda mempunyai market atau pasar (marketable).

5.      Product; Product line-up and its Unique Selling Point . Bagian ini menjelaskan produk atau jasa yang di tawarkan secara singkat dan jelas

6.       Business Model; How you monetize the business and create long-term value for customer . Investor mau berinvestasi di suatu bisnis, bukan karena mereka menyukai pribadi foundernya atau product yang ditawarkan, namun karena mereka percaya bahwa visi dan team anda mampu memperlihatkan “market opportunity” dan menghasilkan “return on investment” dari bisnis yang anda tawarkan.

7.      Go to Market; How do you get customets? Jelaskan bagaimana perencanaan dari bisnis yang ditawarkan untuk mendapatkan perhatian pelanggan dan seperti apa proses penjualannya.

8.      Competition; Position, Differentiation and your competitive advantages. Jelaskan bagaimana kondisi persaingan yang dihadapi? Buatkan peta persiangan yang ada (posisi, kekuatan, kelemahan, dan peluang yang mereka miliki)

9.      Traction; Achievement, Financial and Customer Qouters . Traction adalah suatu pembuktian bahwa ide bisnis atau bisnis yang ditawarkan mempunyai nilai ekonomis atau potensial untuk dapat dikembangkan dengan baik.

10.  Team; Why are you the right team to execute the plan . Jelaskan mengapa Anda dan atau tim Anda adalah orang yang tepat dan kompeten untuk menjalankan ide bisnis yang anda rencanakan.

11.  Call for Action; List out all your ASKs. How Much? For What? Buatlah pernyataan secara singkat namun jelas mengenai apa yang dibutuhkan (tujuan utama) bisnis anda saat ini.

12.  Close; Sum up + contact to reach you quickly. Pada slide penutup ini, cantumkan;

·         Nama dan logo starup Anda

·         Contact atau bagaimana mana cara menghubungi anda atau tim anda

·          Cantumkan kembali “pernyataan pertama yang mengesankan” dari Ide Bisnis atau perusahaan anda.

 

TIPS AND TRIKS PITCH DECK

1.      Jumlah slide (dapat memperkecil jumlah slide) dalam memberikan presentasi. karna semakin sedikit slide yang kita tampilkan maka akan dapat memperbagus presentasi.

2.      Kuasai materi

3.       Ukuran font, size , image

4.       Penggunaa kata/ kalimat yang efektif.

5.      Turn around.

Nah teman – teman semoga sedikit materi di artikel ini bisa bermanfaat ya buat kita semua. Tetap semangat selalu, kita pasti bisaa!!!!....


Jumat, 11 Desember 2020

Marketing Insight Apa Bagimana

 



Hallo Teman – teman, ditulisan ini  aku mau buat ringkasan lagi dari hasil webinar dengan tema Marketing Insight  Apa dan Bagaimana , dengan pembicaranya Ibu Diana Fajarwati  dan  Ibu Cicilia S. Bangun, ST., MT

Nah teman – teman sekarang kita masuk ke ringkasan  topiknya yaa..

Kalo kita punya bisnis awal  , apa sih yang menjadi bisnis goal kita?Apapun  produk yang kita jual pasti kita ingin produk diterima oleh pasar , consumer senang dan kita mendapatkan profit.

Memahami kebutuhan pasar supaya prodak diterima , bisnis berubah secara dinamis

3 Kata Kunci Terminologi Kebutuhan Pasar :

1.      Relevant

Sesuai  kondisi lingkungan atau trend yang berkembang saat ini

 

2.      Appealing

Membangkitkan emosional dari sisi positive

 

3 Komponen appealing :

·         Functional value

·         Emotional value

·         Symbolic value

 

3.      Suitable

Empati terhadap kapasitas konsumen

 

Market Research is a Strategies to generate Insight

·         Qualitative Research

1. Observasi

2. Ethnography/Netnography

 

·         Quantitative Research

1. Online Survey

2. Sentiment Analysis

 

·         Sosial Media Listening / Monitoring

 

 

Consumer Insight Untuk Bisnis yang Lebih Baik

Apa itu Consumer Insight ?

Consumer Insight  adalah upaya pengidentifikasian semua tentang consumer yang dilakukan secara mendalam mulai dari segi geografis , kebiasaan latar belakang demografis , dan berbagai faktor yang mempengaruhi consumer untuk berhubungan langsung dengan komunikasi pemasaran dan tertuju pada produk /jasa yang ditawarkan.

Customer : seorang / sebuah organisasi yang membeli sesuatu dari sebuah took / bisnis

Consumer : pemakai barang hasil produksi penerima pesan ilkan , pemakai jasa

Insight : Pemahaman yang jelas , dalam dan terkadang tiba tiba tentang suatu masalah atau sesuatu yang rumit.

 

Area “ Consumer Insight  “

·         Area Klasik

                    “ Siapa Konsumen ?”

-          Apa yang dilakukan

-          Dimana berada

-          Apa yang dibeli

-          Media yang dipilih

-          Bagaimana cara pemebelian

 

·         Area Psikologis

 

“ Apa yang dipikirkan”

 

-          Apa yang dirasakan

-          Apa tujuannya

-          Bagaimana kebiasaannya

-          Bagaimana mempengaruhi

 

 

 

Cara Mengumpulkan Consumer Insight

1.      Literature Sources

2.      Survey

3.      Observations

4.      Interview

5.      Online / Social Media Monitoring

6.      Document & Records

7.      Experiments

 

Memanfaatkan Consumer Insight dari Jaringan Social

1.      Identifikasi kebiasaan konsumsi konsumen

2.      Memahami komunitas konsumen

3.      Mendapatkan feedback dari konsumen

4.      Mendapatkan opini untuk memperbaiki komunikasi

5.      Memahami  waktu konsumsi konsumen

6.      Mengevaliasi pengalaman konsumen

7.      Mebandingkan dengan pesaing

8.      Mengidentifikasi new influencer

9.      Mendapatkan info trend terbaru

10.  Mengoptimalkan iklan

 

Komponen Dasar

1.      Pengumpulan data  (Apa keinginan konsumer )

2.      Analisis data ( “ Peta “ Keinginan consumer )

3.      Optimalisasi ( Tindakan perusahaan )

4.      Manajemen promosi (Pesan sampai ke consumer )

5.      Personalisasi (Membentuk ciri perusahaan )

Manfaat Consumer Insight

1.      Menyesuaikan strategi pemsaran

2.      Menganalisa pesaing

3.      Menekan biaya akusisi per pelanggan

4.      Meningkatkan jumlah pelanggan

5.      Meningkatkan transaksi perpelanggan

6.      Menjalin hubungan baik dengan pelanggan

 

 https://www.youtube.com/watch?v=atnFeJMum4k

 

 



Jumat, 04 Desember 2020

Kemitraan Usaha / Bisnis

 


A. Pengertian , Tujuan dan Manfaat 

Pengertian 

Kemitraan adalah sikap menjalankan bisnis yang berorientasi pada hubungan kerjasama yang solid (kokoh dan mendalam), berjangka panjang, saling percaya dan dalam kedudukan yang setara. Kerjasama usaha dilakukan oleh usaha kecil dengan usaha menengah atau usaha kecil dengan usaha besar, disertai pembinaan dan pengembangan oleh usaha menengah atau usaha besar tersebut dengan memperhatikan prinsip-prinsip saling memerlukan, saling memperkuat, saling menguntungkan. Kemitraan dan kenersamaan untuk tumbuh bersama, yang keberhasilannya dapat diukur berdasarkan nilai tambah. Secara prinsip, kemitraan usaha tetap diarahkan agar berlangsung atas dasar norma-norma ekonomi yang berlaku, serta adanya kebutuhan dalam keterkaitan usaha yang saling memerlukan, saling memperkuat, dan saling menguntungkan.

 

Tujuan 

a. Untuk meningkatkan pendapatan , kesinambungan usaha 

b. Meningkatkan kualitas sumberdaya kelompok mitra

c. Peningkatan skala usaha dalam rangka menumbuhkan dan 

d. Meningkatkan kemampuan usaha kelompok mitra 

Manfaat 

Manfaat yang akan diperoleh dalam kegiatan kemitraan adalah merupakan upaya bersama untuk memperkuat kemampuan bersaing dan untuk membangun tatanan dunia usaha yang kuat dengan tulang punggung usaha menengah yang tangguh salinge mendukung dengan usaha kecil dan usaha menengah atau usaha besar, atau membangun tatanan perniagaan yang sehat antara pengelola perniagaan dengan pemilik modal melalui ikatan-ikatan kerjasama.


B.      Jenis – Jenis Kemitraan Usaha

 

·         Sistem Bagi Hasil

 

Bagi hasil merupakan system paling sederhana dan paling sering terlihat dalam kemitraan. Biasanya system ini memanfaatkan relasi, teman atau keluarga. Bila relasi bersedia memodali ide usaha anda, kemudian hanya tinggal mengatur kesepakatan dalam membagi persenan keuntungan.

 

·         Sistem Peluang Usaha/ Business Opportunity

 

Prinsipnya adalah pemegang suatu merek menjual merek kepada seseorang untuk dijalankan dan sepakat membagi keuntungannya untuk si pemegang merek. Hampir sama dengan waralaha, namun system ini memiliki persyaratan yang lebih sederhana.

 

·         Sistem BOT

 

Sistem Build, Operate and Transfer (BOT) ini sering dipakai oleh entrepreneur yang terjun dalam instrument property tetapi belum memiliki lahan yang memadai. Modal utamanya yang harus dimiliki adalah kemampuan melobi pemilik tanah untuk diajak bekerja sama. Dalam prosesnya terdapat dua tahap, pertama ada operasional. Berarti pemilik lahan menyerahkan tanahnya untuk dibangun dan dioperasikan oleh bidang usaha tertentu dengan jangka waktu tertentu. Kedua adalah tahap transfer, di mana pihak yang mengajak kerja sama mengembalikan sepenuhnya bangunan kepada pemilik lahan setelah perjanjian kerja sama berakhir.

 

·         Sistem Patungan

 

Biasa juga disebut sebagai Joint Venture. Sistem patungan antara beberapa orang ini dilakukan secara legal. Sedikit berbeda, selain keuntungan yang dibagikan, kegagalan dan kerugian juga akan ditanggung semua orang yang bergabung dalam system ini.

C.      Strategi dan Kebijaksanaan Kemitraan Usaha

 

Ada banyak pilihan strategi dalam membangun kemitraan usaha, dan masing-masing pihak tentu punya cara dan gaya sendiri. Secara umum beberapa strategi tersebut, antara lain:

a)      Membangun Jejaring Kerja bukan sekedar bertukar kartu nama dan berkenalan.

b)      Jadilah pendengar yang baik.

c)      Upayakan dalam 72 jam kita harus berusaha menjalin komunikasi dengan mereka agar mereka tidak melupakan kita begitu saja.

d)       Bersikap sabar tetapi aktif dan proaktif dalam memberi.

e)      Bersikap lebih cerdas dan selalu menyampaikan informasi yang akurat dan apa adanya.

f)       Kesinambungan komunikasi.

g)      Menjadi anggota komunitas tertentu seperti forum HIPKI, HISSPI, HIPMI, Komunitas Entrepreneur dan sebagainya untuk menambah relasi dan memperlus wawasan.

h)       Peduli lingkungan.

i)         Membangun citra diri sebagai wirausaha.

j)        Masuk ke lingungan organisasi profesi.

  

D.     Penerapan Kemitraan Usaha ( Olshop )

 

·         Agar bisnis online shop bisa terus bisa berkembang pesat, maka kita bisa mencoba untuk membangun sistem kemitraan (reseller) Agar tidak bingung, kita bisa membangun sistem dengan membuat beberapa kategori kerja sama.

·        Agar produk kita  bisa dikenal di dunia online dengan lebih mudah yakni dengan bekerja sama dengan influencer. Kita bisa memilih siapa saja kira-kira influencer yang cocok dijadikan kerja sama.

·        Menggunakan jasa pengiriman (outsource) untuk mengantarkan barang pesanan kepada pelanggan ,bekerja sama dengan beberapa penyedia jasa pengiriman barang untuk memudahkan penyaluran barang kepada setiap pelanggan.

 

 


Jumat, 27 November 2020

Legalitas Bisnis



A.     Perlunya Legalitas dalam Bisnis

 Legalitas usaha itu sangat penting, jika usaha ingin berkembang dan naik kelas, legalitas usaha menjadi bagian bagi tumbuh kembangnya bisnis Anda. Sebagai salah satu bentuk taat kepada hukum, sebuah perusahaan harus melegalkan usahanya. Legalitas yang dimaksud adalah berupa izin yang sah secara hukum terhadap segala kegiatan usaha yang dijalankan. Izin dapat ditafsirkan sebagai dispensasi dari larangan, jadi kalau tidak punya izin maka kegiatannya tidak legal.

 Tanpa adanya legalitas atau izn usaha, sebuah perusahaan akan susah berkembang. hal ini karena tidak ada kepercayaan orang, lembaga, atau perusahaan lain terhadap perusahaan tersebut. Perusahaan yang disetujui izin juga menunjukkan pemilik perusahaan melawan hukum yang berlaku di Indonesia.

 Banyak keuntungan yang akan perusahaan dapatkan dengan kepemilikan legalitas :

1.Bukti bahwa Usaha Anda tidak Melanggar Hukum

2. Meningkatkan Kredibilitas Usaha

3. Sebagai Syarat Penunjang Perkembangan Usaha

4. Mempermudah Mendapatkan Suatu Proyek

 

B.      Jenis – Jenis Legalitas Bisnis

 

1.      SIUP ( Surat Izin Usaha Perdagangan )

 

SIUP adalah surat izin yang diberikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada penguaha untuk melaksanakan kegiatan usaha dibidang perdagngangan dan jasa. SIUP diberikan  kepada para pengusaha baik perorangan, CV,PT, koperasi dan  sebagainya.

 

 

2.      Surat Izin Tempat Usaha (SITU)

 

Surat Ijin Tempat Usaha adalah surat untuk memperoleh ijin sebuah usahadi sebuah lokasi usaha dengan maksud agar tidak menimbulkan gangguan atau kerugian kepada pihak-pihak tertentu. Surat ini juga mempunyai dasar hukumnyayaitu berdasarkan peraturan daerah dari domisili perusahaan yang bersangkutan.Dasar hukum kepemilikan SITU diatur dalam peraturan daerah di tiap pemerintah daerah

3.      Barcode

 

Barcode adalah susunan garis cetak vertikal hitam putih dengan lebar berbeda untuk menyimpan data-data spesifik seperti kode produksi, nomor identitas. Sehingga sistem komputer dapat mengidentifikasi dengan mudah, informasi yang dikodekan dalam barkode. Barcode ini sering digunakan ditoko-toko, swalayan ataupun supermarketuntuk membantu dalam melacak barang yang dibeli serta memunculkan harga dan data sebelumnya yang sudah di program melaui entri data (database).

 

4.      Merek

 

Menurut Pasal 1 UU No. 15 Merek adalah tanda berupa gambar , susunan warna, nama, kata huruf-huruf, angka-angaka, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda, dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa.

 

5.      BPOM

Badan pengawas obat dan makan ( BPOM) adalah sebuah lembaga di Indonesia yang bertugas mengawasi peredaran obatobatan dan makan di Indonesia. Sistem pengawasan obat dan

makanan ( Sis POM ) yang efektif dan efesien yang mampu mendeteksi, mencegah dan mengawasi produk-produk dnegan tujuan untuk melindungi keamanan, keselamatan dan kesehatan konsumenya baik didalam maupun diluar negeri. Untuk itu telah dibentuk badan POM yang memiliki jaringan nasional dan internasional serta kewenagan penegakan hukum dan memiliki kredibilitas profesional yang tinggi.

 

 

C.      Dokumen-dokumen  Legalitas Bisnis

 

1.      Akta pendirian

2.      NPWP Badan Usaha

3.      Surat Izin Usaha Perdagangan ( SIUP )

4.      Surat Keteranga Domisili Perusahaan ( SKDP )

5.      Tanda Daftar Perusahaan

6.      Merek Dagang

  

D.     Pentingnya HAKI bagi produk Usaha

 Saat Anda pergi ke pusat perbelanjaan tradisional maupun modern di Indonesia, jujur saja pasti banyak produk bajakan yang dijual. Produk ini bisa berupa kaset/CD musik dan film hingga produk-produk fashion milik brand ternama.

 Dari kasus ini bisa kita lihat bahwa perlindungan HAKI di Indonesia menjadi persoalan yang serius. Barang-barang bajakan masih bisa dijual dengan bebas tanpa ada tindakan dari penegak hukum.

 Beberapa orang mungkin berpikir bahwa pemilik HAKI tidak akan menderita kerugian dengan adanya produk bajakan di pasaran. Bahkan mungkin mereka menganggap produk bajakan yang mereka jual mampu membantu mengenalkan brand tersebut ke pasar.

 Tapi Anda harus tahu, pemikiran ini tidaklah tepat. Terlepas dari perbedaan kualitas produk yang dijual, produk bajakan juga bisa menimbulkan dampak negatif bagi pemilik HAKI.

 

Pada dasarnya perlindungan hak kekayaan intelektual sangatlah penting bagi perusahaan karena:

1.      Sebagai Perlindungan Hukum Terhadap Pencipta dan Karya Ciptanya

 

Jika perusahaan Anda mendaftarkan suatu karya ke HAKI, maka secara otomatis Anda dan karya tersebut akan mendapat perlindungan hukum. Anda sebagai pemilik karya tentunya lebih leluasa dalam memanfaatkan nilai ekonomis dari karya cipta tadi tanpa takut menyalahi hukum.

 

2.      Sebagai Bentuk Antisipasi Pelanggaran HAKI

 

Pendaftaran hak cipta ke HAKI juga membuat Anda memiliki landasan yang kuat untuk melawan orang-orang yang menggunakan karya Anda secara ilegal. Dengan begini maka pihak lain bisa lebih berhati-hati untuk tidak mencomot karya orang lain.

 

3.      Meningkatkan Kompetisi dan Memperluas Pangsa Pasar

 Tidak setiap orang mampu mengeluarkan kreativitasnya untuk menghasilkan karya. Dengan HAKI, maka masyarakat akan termotivasi untuk berkarya dan berinovasi sehingga kompetisi semakin meningkat. Hal ini secara tidak langsung akan membuat perusahaan saling berlomba untuk menghasilkan karya terbaik

 Anda harus ingat, sistem pendaftaran hak kekayaan intelektual ini hanya diberikan pada pihak pertama yang mendaftar ke Direktorat Jenderal HAKI. Jadi, selagi produk Anda masih baru dan memiliki potensi yang bagus maka harus segera didaftarkan. Pendaftaran sejak awal ini juga bisa membuat Anda memiliki hak monopoli untuk melarang pihak lain menggunakan HAKI Anda tanpa izin.